Trilogi “Kisah Perangkai Bintang”
24 April 2011 pada 09:42 | Ditulis dalam Dua Bintang | 2 KomentarKaitkata: Bidadari, Bintang, harmoni, Ilalang, impian, Puisi, Seruni
~Aku, Ilalang, dan Seruni~

Sejenak bertandang ke duniamu,
Dan kulihat luas pematang yang hijau,
Dengan bunga menjuntai kuning emas,
Ilalang tegak melambai-lambai kepadaku.
Di bawahnya menaungi bunga-bunga lain,
Seperti menjaga dari sengatan matahari,
Agar berbunga sempurna kuning cerah,
Seruni tersenyum manis kepadaku.
Mereka mengajakku bersantai bersama,
Menikmati senja dan belaian udara,
Sambil menunggu Sang Bidadari tiba, Lanjutkan Membaca Trilogi “Kisah Perangkai Bintang”…
Senyummu
24 April 2011 pada 09:31 | Ditulis dalam Dua Bintang | Tinggalkan KomentarKaitkata: angel, Bidadari, Bintang, Cinta, Puisi, Senyum
Masih kusimpan senyum yang kau berikan padaku,
Meski waktu tak izinkan kita lama bertemu,
Namun itu sudah cukup berarti bagiku,
Tatapan matamu buatku tak ingin berlalu,
Karena berkas kedua bintangmu bercahaya di matamu,
Akankah lagi kutemui indahnya dirimu,
Maka coba kurayu sang waktu,
Biar esok kita kan kembali bertemu,
Biar kini kusimpan bayangmu di setiap perjalananku.
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.






