~Roti Isi~
1 Mei 2011 pada 14:52 | Ditulis dalam Bebas, Curhat | Tinggalkan KomentarKaitkata: pengamen, roti, surabaya
Ku jelajahi ibu kota,
Yang katanya banyak jalannya,
Jalan darmo, kertajaya, gubeng, hingga bratang gede,
Katanya banyak gunungnya,
Gunung pakis gunung anyar,
Katanya juga banyak tambaknya, Lanjutkan Membaca ~Roti Isi~…
~Bait-Bait Maafku~
27 April 2011 pada 06:52 | Ditulis dalam Sebiru Mawar | 2 KomentarKaitkata: Cinta, Hujan, Mawar
Kau pinta sejenak datangku,
Tapi entah tak terbesit olehku,
Ku tahu kecewa di benakmu,
Maafkan aku…
Demi tetes hujan di penantianmu,
Dan embun namaku di suaramu,
Kukirim kalimat dalam sajakku,
Tunggulah aku…
L for love, padamu…
________
OSP. Sebiru Mawar
Still Go Around
26 April 2011 pada 10:41 | Ditulis dalam Sajak Untuk Kawan II | 3 KomentarKaitkata: dream, fear, scream
I realize the screaming pain
Hearing it loud in my brain
But I’m going to go straight ahead with the scar…
It’s fine if you forget, it’s fine if you can’t feel it
I’ve patched up the scrapes in my heart
It’s okay if I’m hurt, because I no longer feel the pain
Even as I drag my feet along
I can no longer see
The self
That made a sound
and then collapsed
If you just notice the sound of the wind…
It told me to follow these scars
Before I’d be crushed by the weight of the world
Can you remember it?
______________________________
Ditulis oleh Rizki ATS, salah satu anggota group Sajak Untuk Kawan II
Dan di bawah ini adalah translatenya… Lanjutkan Membaca Still Go Around…
Perjalanan Menyusuri Hati
26 April 2011 pada 09:52 | Ditulis dalam Sajak Untuk Kawan II | Tinggalkan KomentarKaitkata: Emosi, Friends, padang, Puisi, Stanza, Teman, Tuhan
Berkelana menyusuri padang hati ini,
Baru kusadari luas tak terjangkau mata ini,
Meski luas tapi tak menghalangi langkah ini,
Untuk menyibak semua rahasia di hati.
Kadangkala kutemukan jeritan bisu,
Kuperhatikan dan ku teruskan langkah,
Ada sedih, gembira kulewati begitu saja,
Namun hati senantiasa tersenyum.
Siapa menyangka di tengah perjalanan,
Kutemui cahaya yang bersinar terang,
Coba tebak apa sebenarnya cahaya itu,
Itulah hidayah-Nya yang sering ku acuhkan.
~Panggilan Bebintang~
25 April 2011 pada 09:58 | Ditulis dalam Dua Bintang | 3 KomentarKaitkata: Bintang, Cinta, Mimpi
Kulihat cemerlang bebintang,
Seakan memanggilku tuk kembali,
Ku hanya terpaku…
…….dan lanjutkan langkahku.

Bisik kecil bergeming di hatiku,
Coba isyaratkan tentang kenangan,
Tapi tak kupedulikan…
…….dan tetap lanjutkan langkahku.
Aku rebahkan diriku dan bebanku,
Di persembunyian dari fana dunia,
Hatiku tergetar….
…….tapi mulutku membisu,
Lalu kupetik gitar dan berdendang,
Nyanyikan seruan sang bintang,
Aku telah kembali…
…….menjadi perangkai bintang.
Prison Break (Ala Anak Layang)
24 April 2011 pada 20:15 | Ditulis dalam Cerpen, Gokil | 10 KomentarKaitkata: Cerbung, deltasemen, humor, kekasih, polisi, Prison, teroris, ulang tahun
Sudah hampir 2 bulan ini Azrim semakin naik daun, ia sangat populer dikalangan sekolahnya. Ternyata hal tersebut semakin membuat jengkel Riza karena melihat kesombongan dan kenarsisannya Azrim.
Banyak cara yang dilakukan Riza agar dapat membalas kejengkalannya tapi Azrim selalu dapat menghindarinya bagai belut yang licin. Dan suatu hari, Riza mendapatkan surat rahasia. Ketika dibuka ternyata berasal dari Intelejen Internasional cabang Surabaya yang berisi tentang Perekrutan Agen Mata-Mata.
Setelah Riza mengikuti pertemuan yang sangat rahasia ia mendapatkan tugas untuk mencari segala informasi tentang Pak Buzz (Spesialisasi Peledakan Buzz). Dengan berbekal pengalamannya sebagai jurnalis dan fotografer, Riza siap menjalankan tugas tersebut.
Di markas tersembunyi Riza menyiapkan segala hal untuk job barunya sebagai agen mata-mata. Dan akhirnya ia telah siap dan penampilannya pun berubah agar tidak mudah dikenali dan memudahkan penyamaran. Mission Undercover.
Lanjutkan Membaca Prison Break (Ala Anak Layang)…
Trilogi “Kisah Perangkai Bintang”
24 April 2011 pada 09:42 | Ditulis dalam Dua Bintang | 2 KomentarKaitkata: Bidadari, Bintang, harmoni, Ilalang, impian, Puisi, Seruni
~Aku, Ilalang, dan Seruni~

Sejenak bertandang ke duniamu,
Dan kulihat luas pematang yang hijau,
Dengan bunga menjuntai kuning emas,
Ilalang tegak melambai-lambai kepadaku.
Di bawahnya menaungi bunga-bunga lain,
Seperti menjaga dari sengatan matahari,
Agar berbunga sempurna kuning cerah,
Seruni tersenyum manis kepadaku.
Mereka mengajakku bersantai bersama,
Menikmati senja dan belaian udara,
Sambil menunggu Sang Bidadari tiba, Lanjutkan Membaca Trilogi “Kisah Perangkai Bintang”…
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.







