Prison Break (Ala Anak Layang)
24 April 2011 pada 20:15 | Ditulis dalam Cerpen, Gokil | 10 KomentarKaitkata: Cerbung, deltasemen, humor, kekasih, polisi, Prison, teroris, ulang tahun
Sudah hampir 2 bulan ini Azrim semakin naik daun, ia sangat populer dikalangan sekolahnya. Ternyata hal tersebut semakin membuat jengkel Riza karena melihat kesombongan dan kenarsisannya Azrim.
Banyak cara yang dilakukan Riza agar dapat membalas kejengkalannya tapi Azrim selalu dapat menghindarinya bagai belut yang licin. Dan suatu hari, Riza mendapatkan surat rahasia. Ketika dibuka ternyata berasal dari Intelejen Internasional cabang Surabaya yang berisi tentang Perekrutan Agen Mata-Mata.
Setelah Riza mengikuti pertemuan yang sangat rahasia ia mendapatkan tugas untuk mencari segala informasi tentang Pak Buzz (Spesialisasi Peledakan Buzz). Dengan berbekal pengalamannya sebagai jurnalis dan fotografer, Riza siap menjalankan tugas tersebut.
Di markas tersembunyi Riza menyiapkan segala hal untuk job barunya sebagai agen mata-mata. Dan akhirnya ia telah siap dan penampilannya pun berubah agar tidak mudah dikenali dan memudahkan penyamaran. Mission Undercover.

Segala akses menuju kantor Pak Buzz dipermudah oleh Tim yg lain dan Riza pun diterima sebagai sekretaris Pak Buzz. Beberapa hari disana Riza sudah mendapatkan beberapa info yang banyak tetapi belum mendapatkan info yang mengganjal semuanya terlihat baik-baik saja. Dan suatu ketika Riza mendapatkan tugas lembur, ia diam-diam menyelinap ke dalam ruang kerja Pak Buzz dan mencari berkas atau dokumen rahasia. Ternyata Riza menemukan suatu memo yang bertuliskan “Buzz in the Water”, tulisan tersebut sangat mengganjal, sebuah petunjuk yang baru.
Dua hari kemudian, Riza diminta menemani Pak Buzz dalam pertemuan khusus. Betapa kagetnya ketika Riza melihat Azrim yang ternyata adalah relasi rahasia Pak Buzz tetapi Azrim tidak mengenali penyamaran Riza. Setelah beberapa menit Pak Buzz dan Azrim berbasa-basi kemudian Pak Buzz menyuruh Riza untuk memesankan minuman buat Azrim, Riza tahu bahwa mereka akan membicarakan hal penting. Riza pun mengaktifkan penyadap dan kamera tersembunyi yang terpasang di dalam tasnya yang menghadap ke mereka. Riza pun segera beranjak. Pembicaraan di antara mereka dimulai. Pak Buzz memperlihatkan cairan aneh dan berkata pada Azrim,”Ini adalah cairan khusus yang dapat meledak jika terminum, dan tugasmu adalah memasukkan cairan ini ke dalam suplai air mineral mereka”.

Pembicaraan dan gambar bukti pun terekam. Riza pun kembali membawa minuman kepada mereka dan merekapun berbasa-basi kembali. Sesampainya di markas, Riza segera memeriksa hasil rekaman suara dan gambar tersebut. Setelah diketahui bukti dan informasi yang cukup, Riza segera melapor ke markas Intelejen Pusat dan meng-upload semua informasi yang didapat.
Panglima Jenderal Bintang Tujuh segera menyusun rencana penyergapan dan penangkapan Pak Buzz dan Azrim secara rahasia sehingga tidak ada orang yang tahu akan tindakan tersebut. Penggerebekan pun dilaksanakan di tempat persembunyian mereka yang diduga sebagai tempat peracikan Cairan Buzz. Anggota SWAT 17 siap dalam posisi dan penyerangan pun dilaksanakan. Pak Buzz dapat melarikan diri tetapi Azrim dapat dibekuk.
Azrim pun dijebloskan ke dalam penjara yang paling seram di Indonesia, tidak ada seorangpun yang pernah dapat meloloskan diri dari sana, penjara itu adalah Penjara Pulau Tengkorak Kambangan.
Sudah 2 bulan Azrim mendekam di penjara yang mengerikan itu, tetapi berbekal keahliannya dalam bersosialisasi tak lama kemudian ia telah menjadi kaki tangan dedengkot napi disana dan ia sangat akrab dengan sipir yang mbaurekso sehingga ia mendapat fasilitas lebih seperti akses penuh ke perpustakaan.
Di lain pihak, Riza sangat menikmati suasana tanpa sosok Azrim yang menjengkelkan. Demi keamanan informasi tentang Azrim dipalsukan, Azrim dinyatakan pindah sekolah. Semua temannya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Azrim.
Seminggu kemudian, ketika Azrim melihat kalender ia baru ingat bahwa 3 hari lagi yaitu tanggal 29 Februari adalah ulang tahun kekasihnya. Ia bingung sekali…
Keesokan harinya, azrim terlihat melamun sendiri di tepi pantai sebelah timur yang berbatu dan kemudian berjalan menuju ke tepi pantai sebelah barat penuh kehampaan. “Kalau aku tidak bisa datang dalam ultahnya, pasti gk bakalan jalan lagi ma dia, duh pusiiiiing…”, bisik di dalam hatinya.
Siangnya Azrim menuju perpustakaan penjara dan ia menemukan catatan aneh dalam suatu buku… “PRISON BREAK”. Idepun muncul dalam benaknya untuk meloloskan diri dari penjara. Ia segera mendesain ulang cara-cara meloloskan diri yang sesuai dengan tingkat keamanan sekarang ini.
Tak terasa rasa kantuk menyelimuti, “Uaaaahhh , nguantuk… “, guman Azrim. Akhirnya ia pun tertidur pulas.
Di bermimpi bertemu pujaan hati dan merayakan pesta ulang tahun bersamanya. Azrim pun terlena dan ia tidak sadar jika itu mimpi. “Engkau sangat cantik dan menawan, senyummu selalu menghias dalam sanubariku”, Azrim sedang menggiagau.
Azrim segera masuk ke lorong rahasia yang berada di dapur penjara yang dibuat oleh napi yang mencoba kabur tapi terjebak di lorong tersebut, dengan desain ulangnya ia akhirnya dapat mencapai bibir pantai yang lolos dari pengawasan penjaga. Ia pun segera berenang dari pulau penjara tersebut. Karena ia pandai berenang akhirnya ia telah berada di Selat Madura dan menumpang pada kapal nelayan. Azrim sangat bergembira sekali akhirnya ia bebas, “Yes, aku berhasil!!!”, teriaknya.
Berita tentang kaburnya Azrim sudah sampai terdengar di Markas Pusat Intelejen. Mereka waspada akan serangan balasan dari Azrim. Lalu mereka menugaskan kembali Riza. Riza pun segera menanggapi hal tersebut. Riza tahu bahwa Azrim meloloskan diri bukan untuk balas dendam tapi untuk menemui sang kekasih hatinya karena Azrim pernah cerita ttg kekasihnya pada Riza.
Di persembunyian Azrim, dia telah mempersiapkan semua hal untuk ulang tahun kekasihnya. Ia pun menyamar agar polisi tidak tahu dan merubah identitasnya menjadi Mirza.
Hari ini tanggal 29 Februari, 6 jam sebelum ulang tahun kekasihnya. Dia dalam perjalanan ke rumah sang kekasih. Di tempat yang lain, Riza juga dalam perjalanan kesana untuk memastikan dia ada disana.
Bersambung….
10 Komentar »
Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.






















WAAAAH, KENAPA BERSAMBUNG? LAGI SERU-SERU BACANYA NIH!! ?
Comment by layungwengi— 25 April 2011 #
sorry… masih kekurangan bahan foto… semua itu murid2ku, nanti kalo dah dapat candid moment baru di tongolin postingan kelanjutannya… ^^/
Comment by Pakbuz— 25 April 2011 #
harusnya tagnya cerbung
Comment by bintang— 25 April 2011 #
oh iya ya… campur tuh ada gambarnya juga. makasih2
Comment by Pakbuz— 25 April 2011 #
lho?bersambung trnyata yaa..hehe..
Comment by ry_ria— 25 April 2011 #
Iyyya… soalnya kekurangan bahan foto… seperti komentarq pada Icen. masih mengumpulkan foto2 n mengembangkan sinopsisnya… ^^/
Comment by Pakbuz— 25 April 2011 #
Wha..wha… ternyata saya salah berkawan nie… ternyata pakbuz adalah kepala TELORis…. WHAHAHAHAHA
Comment by krismeskeos— 25 April 2011 #
Wkkwkkwkwk… baru tahu.. ya… ^^/

Comment by Pakbuz— 26 April 2011 #
mana sambungannya, bang buz?
Comment by layungwengi— 26 April 2011 #
maaf layungwngi, masih mengumpulkan foto murid2 saya yg cocok… soalnya di bagian kedua ini saya rencanakan tokohnya bertambah…
Comment by Pakbuz— 26 April 2011 #